Contoh kasus :

Pada tanggal 25/07/2020 PT XYZ menerima pembayaran dari pelanggan atas nama “Jaya Abadi – Balung” untuk pelunasan piutang penjualan dengan kode faktur “NJP-20200725-01211”. Pembayaran tersebut sesuai nilai faktur yaitu sebesar Rp 9.115.138,- menggunakan Bilyet Giro Bank Monas dengan nomor bilyet “X65432” dan tanggal jatuh tempo pencairan pada 08/08/2020.

Langkah-langkah penginputannya adalah sebagai berikut :

  1. Masuk ke menu “Transaksi >> Pelunasan Piutang”
  2. Klik tombol “Tambah Pelunasan”
  3. Pilih nama pelanggan yaitu “Jaya Abadi – Balung”
  4. Pilih Kode Tagihan yaitu “NJP-20200725-01211”
  5. Inputkan Nilai Pembayaran sesuai dengan nilai yang tertera pada BG yaitu sebesar Rp 9.115.138,-
  6. Pilih Pembayaran Via : “PIUTANG GIRO”. (Catatan : tidak diperbolehkan memilih rekening bank pencairan secara langsung)
  7. Pada opsi Cara Pembayaran, pilih “Bilyet Giro”
  8. Pada isian No. Bilyet Giro, isikan nama bank penerbit BG (Bank Monas) dan nomor seri BG yang tercetak (X654321) yaitu “MONAS X654321”
  9. Inputkan Tgl Jatuh Tempo sesuai yang tertera pada BG, yaitu pada tanggal “08/08/2020”

Jika langkah-langkah di atas dilakukan dengan benar, maka :

  1. Piutang atas Faktur Penjualan nomor “NJP-20200725-01211” pada menu “Laporan >> Keuangan >> Piutang >> Kartu Piutang” statusnya menjadi LUNAS dan akan tampil pada tabel ketiga yaitu “TABEL PIUTANG LUNAS” di halaman ini.
  2. Terbit Piutang baru dengan kode “PIUTANG GIRO | PPU-20200725-00XXX” dan akan tampil pada menu “Laporan >> Keuangan >> Piutang >> Kartu Piutang” di tabel kedua yaitu “TABEL PIUTANG BELUM LUNAS”.

Untuk mengetahui cara input transaksi pencairan BG, silahkan klik disini.

Semoga bermanfaat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

WhatsApp Hubungi kami